Pengaruh Penambahan Ekstrak Lidah Buaya terhadap Kualitas Sabun Cuci Piring
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi ekstrak lidah buaya terhadap karakteristik sabun cuci piring. Ekstrak lidah buaya berfungsi sebagai agen antimikroba, pengurang iritasi, serta pelembap. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun cuci piring meliputi Sodium Lauryl Ether Sulfate, Sodium Lauryl Sulfate, garam, air, cocamidopropyl betaine, aroma jeruk nipis, lidah buaya (Aloe vera), DMDM hydantoin, dan pewarna. Variasi konsentrasi ekstrak lidah buaya yang digunakan adalah 0%, 2%, 3%, 4%, dan 5% dari berat total. Karakteristik sabun diuji melalui uji organoleptik, uji viskositas, uji pH, uji stabilitas busa, serta uji densitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak lidah buaya terbaik terdapat pada konsentrasi 5%, dengan nilai pH 6, viskositas 1300 cP, densitas 1,05 g/mL, cemaran mikroba sebesar 10 koloni/g, serta menghasilkan bentuk cairan yang homogen, bau khas, dan warna khas. Karakteristik sabun cuci piring tersebut telah memenuhi standar SNI 06-4075-2:2017.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright for articles in this journal are retained by the author(s), with first publication rights granted to the journal. By virtue of their appearance in this open access journal, articles are free to use with proper attribution in educational and other non-commercial settings.References
Nofiyanti, A. L., Anggraini, D. I., Miftah, A.
Dermatitis Kontak Iritasi Kronis pada
Pegawai Laundry. Medula 7(3), 1-5. 2017.
Putra, E. P. D., Ismanto, S. D., Silvy, D.
Pengaruh Penggunaan Gel Lidah Buaya pada
Pembuatan Sabun Cair dengan Pewangi
Minyak Nilam. Jurnal Teknologi Pertanian
Andalas 23(1), 10-18. 2019.
Novita, Muhammad Amin, Hudalinnas.
Analisa Potensi Kandungan Lidah Buaya
untuk Pengendalian Vibrio pada Ikan Kakap
Putih. Jurnal Kelautan 12(2): 154-157. 2019.
I Kadek Wawan Agus Wijaya, Masfufatun.
Potensi Lidah Buaya (Aloe vera) sebagai
Anti ikroba dalam menghambat
Pertumbuhan Beberapa Fungi: Literature
Review. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
(2): 202-211. 2022.
Harumi Ananda, Ade Zuhrotun. Review:
Aktivitas Tanaman Lidah Buaya (Aloe vera
Linn) Sebagai Penyembuh Luka. Farmaka
(2): 82-89. 2017.
Sianiar, D.S., Juliasih, N.L.G.R.,
Kiswandono, A.A. Pembuatan Sabun Cuci
Piring Berbasis Surfaktan. Analit: Analytical
and Enviromental Chemistry, 6(02): 188-
2021.
Mufham Mufakkir Arrazi, Khairun Nisah,
Febrina Arfi. Karakterisasi Sabun Cuci
Piring dengan variasi Konsentrasi NaCl.
AMINA 3 (3): 136-140. 2021.
Novita Mulyani, Murhadi, Susilawati, Dewi
Sartika. Formulasi Sabun Cuci Piring
Racikan dengan Penambahan Gel Lidah
Buaya dan Jeruk Nipis. Jurnal Agroindustri
Berkelanjutan Vol 1 (2): 209-218. 2022.
Pustaka dari artikel dalam jurnal online:
Kumaidi. Pengukuran Bekal Awal Belajar
dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu
Pendidikan. (Online), Jilid 5, No.4, 1998.
(http://www.malang.ac.id, diakses 20
Januari 2000).
SNI 06-4075-2:2017. Standar Nasional
Indonesia untuk Detergen Cuci Cair