Kalibrasi Instrumen Proses Evaporator sebagai Upaya Menjamin Keselamatan Pengolahan Limbah Radioaktif Cair
Main Article Content
Abstract
13
Kalibrasi Instrumen Proses Evaporator sebagai Upaya Menjamin
Keselamatan Pengolahan Limbah Radioaktif Cair
(Calibration of Evaporator Process Instruments to Ensure the Safety of
Liquid Radioactive Waste Treatment)
Dzulfikri Pangestu1,2*, Sugianto2 , Krismanto2
1Program Studi Teknik Elektro, Institut Teknologi Indonesia
2Instalasi Pengelolaan Limbah Radioaktif, Direktorat Fasilitas Ketenaganukliran,
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Abstrak
Unit evaporasi pada fasilitas pengolahan limbah radioaktif cair IPLR-BRIN telah beroperasi sejak
1989, sehingga berpotensi mengalami degradasi komponen dan instrument drift yang dapat
memengaruhi akurasi pengukuran proses. Ketidakakuratan instrumen proses pada titik-titik kritis
seperti laju aliran, level, tekanan, suhu, dan densitas berpotensi menempatkan operasi di luar batas
keselamatan yang ditetapkan oleh BAPETEN. Untuk memastikan keandalan sistem pengukuran,
dilakukan kegiatan kalibrasi internal terhadap 22 instrumen proses yang digunakan dalam operasi
evaporasi. Kegiatan ini mencakup pengujian instrumen berbasis arus 4–20 mA dan sensor suhu
berbasis resistansi menggunakan peralatan standar seperti current source, multimeter digital, dan
resistance decade box. Setiap titik uji divalidasi melalui empat kali pengulangan untuk menilai presisi
dan konsistensi pembacaan. Hasil kalibrasi menunjukkan bahwa seluruh instrumen masih berada
dalam kondisi kerja yang baik, dengan penyimpangan terhadap nilai acuan komisioning berada pada
rentang yang sangat kecil. Estimasi ketidakpastian pengukuran berulang didominasi oleh nilai
mendekati nol, menandakan bahwa variasi acak hampir tidak terjadi dan instrumen memiliki presisi
yang tinggi serta tidak mengalami drift signifikan. Selain itu, seluruh sistem alarm proses meliputi
parameter level, tekanan, suhu, dan densitas berfungsi pada nilai set dan reset yang sesuai batas
keselamatan. Temuan ini menegaskan bahwa instrumen proses pada unit evaporasi masih memenuhi
persyaratan teknis dan keselamatan operasional, serta menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan
kalibrasi internal secara berkala sebagai bagian dari pemeliharaan preventif untuk menjaga
keandalan fasilitas dalam jangka panjang.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright for articles in this journal are retained by the author(s), with first publication rights granted to the journal. By virtue of their appearance in this open access journal, articles are free to use with proper attribution in educational and other non-commercial settings.References
Senduk, P., Danes, V. R., & Rumampuk,
J. F. (2015). Penggunaan Radioisotop
Pada Deteksi Dini Penyakit Kanker.
Jurnal E-Biomedik, 3(2), 3–6.
https://doi.org/10.35790/ebm.3.2.2015.85
Islami rad, S. Z., & Peyvandi, R. G.
(2025). A simple and inexpensive design
of radioactive source for accurate level
and height gauging in petrochemical
industries. Measurement: Sensors,
(August 2024), 101817.
https://doi.org/10.1016/j.measen.2025.101
Badan RiSet dan Inovasi Nasional. (2022,
Agustus). Pengelolaan limbah
radioaktif BRIN, satu-satunya di
Indonesia.
https://www.brin.go.id/news/110239/peng
elolaan-limbah-radioaktif-brin-satu-
satunya-di-indonesia
Pemerintah Republik Indonesia. (2013).
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 61 Tahun 2013 tentang
Pengelolaan Limbah Radioaktif.
Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2013 Nomor 159, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5451.
https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/
/pp-no-61-tahun-2013
Setyawan, A., Purwantara, Hendro,
Muziyawati, A., Miswanto, Darmawan,
S., Mas’udi, Nurhasyim, & Sugito, B.
(2020). Pengelolaan limbah radioaktif
dan bahan berbahaya dan beracun di
Pusat Teknologi Limbah Radioaktif.
Prosiding Hasil Penelitian dan Kegiatan
PTLR Tahun 2020, 21–28.
Budianti, A., Erwandi, D., & Romli, M.
(2023). PENETAPAN PRIORITAS
PEMELIHARAAN FASILITAS
EVAPORATOR LIMBAH
RADIOAKTIF CAIR MELALUI STUDI
HAZOP DAN FAILURE RATE. Jurnal
Kesehatan Tambusai, 4(2), 2168-
https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.16
Pramono, E. Y., & Yusmaman, W. M.
(2024, November 16). Dampak limbah
radioaktif terhadap lingkungan dan upaya
mitigasi risikonya. Dalam Prosiding
Seminar Nasional Teknik Lingkungan
Kebumian SATU BUMI: Tantangan
Pengelolaan Lingkungan Industri Menuju
Net Zero Emission. Jurusan Teknik
Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral
dan Energi, UPN “Veteran” Yogyakarta.
IAEA. (2003). Treatment of Liquid
Effluents in Nuclear Facilities (Technical
Reports Series No. 421). Vienna:
International Atomic Energy Agency.
Sugito, B., Bernadi, Y., Budiyono, &
Masudi. (2018). Pengolahan limbah
radioaktif cair dengan metode evaporasi
di Instalasi Pengelolaan Limbah
Radioaktif. Prosiding Hasil Penelitian dan
Kegiatan PTLR Tahun 2018.
ISO/IEC. (1993). International
Vocabulary of Metrology – Basic and
General Concepts and Associated Terms
(VIM). ISO.
Joint Committee for Guides in Metrology
(JCGM). (2008). Evaluation of
measurement data — Guide to the
expression of uncertainty in measuremen GUM 1995 with minor corrections).
JCGM 100:2008.
https://www.bipm.org/documents/20126/2
/JCGM_100_2008_E.pdf