Analisis Stabilitas Galian Dalam Menggunakan Contiguous Bored Pile dengan Perkuatan Angkur Berbasis Geo5
Main Article Content
Abstract
Dinding penahan tanah (DPT) merupakan struktur yang dirancang untuk menahan tekanan tanah
lateral guna mencegah pergerakan atau keruntuhan tanah, terutama pada lokasi dengan perbedaan
elevasi permukaan tanah yang signifikan, termasuk pada pekerjaan galian dalam. Salah satu jenis DPT
yang umum digunakan untuk galian dalam adalah Contiguous Bored Pile (CBP), yaitu dinding
penahan tanah yang tersusun atas deretan tiang beton yang dibor secara berurutan dengan jarak antar
tiang yang saling berdekatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas galian dalam
dengan kedalaman 12 m yang distabilkan menggunakan dinding CBP dan perkuatan angkur. Analisis
dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Geo5, menggunakan modul Sheeting Check untuk
mengevaluasi stabilitas internal dan modul Slope Stability untuk menilai stabilitas global. CBP yang
dianalisis memiliki diameter 1 m dan panjang 24 m. Parameter yang divariasikan dalam penelitian ini
meliputi diameter tulangan CBP, yaitu 25 mm dan 32 mm, serta posisi pemasangan angkur. Hasil
analisis menunjukkan bahwa CBP dengan tulangan berdiameter 25 mm tidak memenuhi persyaratan
struktural, sedangkan penggunaan tulangan berdiameter 32 mm memenuhi kebutuhan kapasitas
struktur, khususnya terhadap momen lentur (bending moment). Variasi posisi angkur, baik pada baris
pertama di kedalaman 0,2 m atau 1 m maupun pada baris kedua di kedalaman 2,7 m atau 3 m, tidak
menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat stabilitas dinding CBP. Dengan demikian,
diameter tulangan merupakan parameter yang paling berpengaruh dalam mencapai stabilitas struktural
dinding CBP pada galian dalam.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright for articles in this journal are retained by the author(s), with first publication rights granted to the journal. By virtue of their appearance in this open access journal, articles are free to use with proper attribution in educational and other non-commercial settings.References
H. Wahyono, “Pemanfaatan Teknologi
Informasi dalam Penilaian Hasil Belajar
pada Generasi Milenial di Era Revolusi
Industri 4.0”, doi: 10.21009/pbe.3-1.23.
Hartana, “Proses Membentuk Perusahaan
Baru Dalam Pelaksanaan Ekspansi
Perusahaan Group di Sektor
Pertambangan Batubara,” 2017.
L. N. L. Toruan, “Distribusi Parameter
Fisika-Kimia Perairan di sekitar
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
Muara Karang, Teluk Jakarta, Indonesia,”
Water and Marine Pollution Journal:
PoluSea, vol. 3, no. 1, Apr. 2025, doi:
21776/ub.polusea.2025.003.01.3.
Portal Resmi Provinsi Banten, “Geografi
Provinsi Banten.”
Badan Standardisasi Nasional, “Standar
Nasional Indonesia. Persyaratan beton
struktural untuk bangunan gedung. SNI
:2017. Jakarta,” 2019.
M. A. Khabib, “Reintegrasi Schedule
Pekerjaan Cooling Water Pump House
dan Balance of Plant Akibat Kegagalan
Struktur Secant Pile Sebagai Struktur
Dinding Penahan Tanah. Program Studi
Teknik Sipil, Fakultas Teknik,
Universitas Mercubuana Jakarta 2022.,”
Jakarta, 2022. [Online]. Available:
H. C. Hardiyatmo, Teknik Fondasi 1,
Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Gramedia Pustaka Utama, 1996.
B. M. Das and Sivakugam Nagaratnam,
“Principles of Foundation Engineering,
,” 2016.
Badan Standardisasi Nasional, “Standar
Nasional Indonesia. Persyaratan
perancangan geoteknik. SNI 8460:2017.
Jakarta,” 2017, [Online]. Available:
www.bsn.go.id
A. B. Listyawan, S. Trinugroho, and A.
Nugraha, “Desain Dimensi Dinding
Penahan Tanah Dengan Menggunakan
Program Geo 5. Jurusan Teknik Sipil,
Fakultas Teknik, Universitas
Muhammadiyah Surakarta.,” 2013